Cara membuat jamu brotowali yang Benar dan Berkhasiat

Mengingat banyaknya manfaat yang bisa diambil dari brotowali, banyak orang yang berlomba-lomba untuk mencari tahu cara membuat jamu brotowali yang tepat sehingga khasiatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh siapapun yang mengonsumsinya. Artikel ini akan membahas secara detail mengenai cara pembuatan jamu berbahan dasar brotowali beserta informasi bermanfaat lainnya mengenai brotowali.

Mengenal tanaman brotowali

Mengenal tanaman brotowali

Brotowali atau yang memiliki nama ilmiah Tinospora cordifolia merupakan salah satu tanaman yang memang sering digunakan untuk jamu karena khasiatnya yang melimpah dan dapat dirasakan oleh banyak orang yang mengkonsumsinya. Bahkan tanaman yang memiliki nama asing giloy ini sudah digunakan sejak zaman dahulu sebagai ramuan Ayurvedic pada pengobatan India. Tidak hanya itu, tanaman brotowali sendiri juga penggunaannya telah menerima persetujuan dari Food and Drug Administration, sebuah lembaga yang berperan dalam menentukan apakah suatu makanan atau obat layak dan aman dikonsumsi atau tidak. Tidak hanya menjadi jamu saja, brotowali juga biasa diolah ke dalam bentuk jus, bubuk atau kapsul. Ada banyak manfaat brotowali yang bisa dirasakan, terutama khasiat brotowali untuk kesehatan. Adapun khasiat-khasiat yang dapat dirasakan setelah mengkonsumsi jamu brotowali dijelaskan melalui informasi di bawah ini. 

Kekebalan tubuh meningkat

Salah satu manfaat dari mengkonsumsi jamu brotowali adalah meningkatnya kekebalan tubuh. Hal ini diungkapkan oleh ahli gizi yang berasal dari Delhi, Dr. Ashutosh Gautam. Beliau menyatakan bahwa brotowali termasuk ke dalam ramuan universal yang perannya sangat penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh manusia yang mengkonsumsinya. Uniknya lagi, brotowali juga termasuk ke dalam jamu tradisional untuk diabetes.

Kandungan antioksidan yang dimiliki oleh jamu brotowali ini dapat membantu melawan tubuh dari paparan radikal bebas, sehingga ia dapat menjaga sel-sel tubuh agar tetap sehat bugar serta terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya. 

Pencernaan menjadi lebih lancar

Masalah pencernaan merupakan salah satu masalah yang bisa dibilang sepele namun cukup menjengkelkan jika tidak segera ditangani. Hal ini dikarenakan masalah pencernaan dapat mempengaruhi aktivitas kehidupan manusia sehari-hari serta menghambat produktivitas kinerja. Brotowali, hadir untuk membantu meredakan masalah pencernaan yang dialami oleh sebagian manusia. Mengkonsumsi brotowali secara rutin dapat bermanfaat dalam menambah kinerja sistem pencernaan di dalam tubuh serta mengobati masalah-masalah pencernaan lainnya yang berkaitan dengan usus atau sembelit. Memang brotowali memiliki banyak manfaat sebagaimana khasiat jamu akar daun yang melimpah. 

Gula darah aman terkendali

Khasiat berikutnya tentang jamu brotowali adalah mengendalikan kada gula darah dalam tubuh manusia. Brotowali juga sering digunakan sebagai jamu penurun gula darah, hal inilah yang menyebabkan brotowali paling banyak dicari dan dikonsumsi oleh orang-orang yang mengalami masalah dengan kadar gula darah mereka. Brotowali memang sangat cocok untuk dikonsumsi oleh orang-orang yang menderita penyakit diabetes karena brotowali memang termasuk ke dalam rumpun herbal gula darah tinggi. Peranan brotowali dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh manusia dibantu karena adanya rangsangan sekresi insulin yang berada di sel beta oleh tanaman brotowali itu sendiri. 

Selain merangsang sekresi insulin pada tubuh, brotowali juga dapat menaikkan level penyerapan kadar glukosa di dalam otot. Dengan begini, semakin banyak manfaat brotowali untuk diabetes yang dapat dirasakan oleh orang-orang yang mengonsumsi jamunya. Tidak heran jika banyak orang yang mencari tahu cara membuat jamu brotowali dengan benar agar dapat menikmati rangkaian khasiat yang ditawarkannya. 

Membantu menurunkan demam

Dr. Ashutosh telah mengatakan bahwa brotowali memang berperan kuat dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, dibalik itu, brotowali juga mampu membantu menurunkan demam yang kronis. Yang dimaksud dengan demam kronis adalah demam berulang, demam yang memang sering dirasakan secara terus menerus. Bahkan, hebatnya lagi, jamu brotowali mampu mengurangi gejala-gejala penyakit-penyakit yang berbahaya seperti demam berdarah, flu babi, bahkan malaria. Oleh karena itu, selain khasiat brotowali untuk diabetes, brotowali juga ampuh digunakan sebagai obat alternatif penangkal demam yang kronis. 

Setelah membicarakan mengenai brotowali dan banyaknya khasiat yang dapat dirasakan setelah mengkonsumsi jamu brotowali. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai cara pembuatan jamu brotowali yang benar agar setiap orang yang membaca, termasuk Anda dapat mencoba untuk membuatnya sendiri.

Mengolah batang brotowali

Setiap bagian dari brotowali dapat bermanfaat jika benar-benar diolah dengan baik. Salah satu bagian yang memang berkhasiat adalah batangnya. Untuk mengolah batang brotowali menjadi jamu yang berkhasiat sangatlah mudah. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah dengan merebus batang brotowali tersebut. Setelah batang brotowali tersebut direbus, Anda bisa langsung meminum air rebusan brotowali atau menambahkannya dengan madu terlebih dahulu. Konon, dengan menambahkan madu ke dalam air rebusan brotowali sebelum Anda mengkonsumsinya, jamu brotowali tersebut dapat membantu menangkal penyakit malaria yang bersemayam di dalam tubuh. 

Selain sebagai penangkal malaria, serta herbal untuk gula darah, brotowali ternyata juga membantu meringankan penyakit gatal-gatal. Untuk mengobati penyakit gatal-gatal tersebut, batang brotowali yang sudah direbus hanya perlu dioleskan ke bagian kulit yang mengalami gatal-gatal. Banyaknya khasiat yang terkandung di dalam batang brotowali memang didukung oleh kandungan beberapa senyawa, seperti terpan, flavonoid, alkaloid, dan steroid. 

Mengolah daun brotowali

Selain batang brotowali yang bermanfaat, bagian daun brotowali juga dapat dimaksimalkan untuk membantu pengobatan luka luar, terutama dalam membersihkan luka yang terletak di bagian luar. Tak hanya sampai disitu saja, daun brotowali juga sangat berperan dalam mengeluarkan buang air besar seperti yang sebelumnya telah dijelaskan di awal. Cara untuk mengolah daun brotowali juga cukup mudah, karena hampir sama dengan pengolahan batang brotowali. Anda hanya perlu untuk mempersiapkan tiga helai daun brotowali, batang brotowali sebanyak 30 gram, serta air sebanyak 2000 cc. Sebelum direbus, Anda harus membersihkan terlebih dahulu batang dan daun brotowali tersebut. Kemudian setelah merebus kedua bagian brotowali tersebut, Anda bisa meminumnya dengan rutin sebanyak satu gelas per hari untuk mendapatkan khasiat yang maksimal. 

Sebagai herbal untuk menurunkan gula darah, bagian-bagian brotowali juga dapat diolah dengan cara yang sama seperti di atas. Jika Anda merasa tidak sanggup mengkonsumsinya karena rasanya yang sangat pahit dan malah cenderung membuat Anda muntah, Anda bisa mencoba mencampurkan air rebusan brotowali tersebut dengan madu. Madu di sini sangat berperan untuk membantu mengurangi rasa pahit atas air rebusan brotowali. 

Cara yang telah disebutkan diatas mengenai pembuatan jamu brotowali bagi sebagian orang memang terlalu ribet dan tidak praktis. Padahal mungkin saja Anda ingin segera merasakan khasiat brotowali sebagai herbal menurunkan gula darah. Oleh karena itu, Anda sebaiknya membeli produk herbal AgaricPro yang menyediakan berbagai macam produk herbal yang telah terfermentasi dengan baik. Anda tidak perlu khawatir mengenai kualitas dan khasiatnya, karena dengan mengonsumsi ini dijamin Anda kana langsung merasakan manfaat produknya dalam waktu 15 menit saja. Anda tidak perlu repot-repot lagi membersihkan bagian-bagian brotowali sebelum merebusnya dan meminumnya. Hal ini dikarenakan dengan mengkonsumsi produk herbal AgaricPro, semuanya terasa lebih praktis dan efisien. Produk ini membantu Anda menghemat waktu terutama ketika Anda sedang mempraktekkan cara membuat jamu brotowali sendiri. 

Bagikan di:
Share on facebook

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *